<
Back to pcmijogja.com's homepage

IKYEP 2015Menapak Keunggulan Teknologi Negeri Korea

IKYEP 2015Menapak Keunggulan Teknologi Negeri Korea

Indra Aizen
IKYEP 2015

Suryo Hapsoro (Photos)
IKYEP 2014

Indonesia-Korea Youth Exchange Program (IKYEP) adalah program kerjasama antara Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) Republik Indonesia dan Ministry of Gender Equality and Family (MOGEF) Korea yang dimulai sejak tahun 2010. Pada tahun 2015 lalu, Indonesia mengirimkan 19 pemuda dari 19 provinsi untuk mengikuti IKYEP. Sementara itu, pemerintah Korea menugaskan 20 delegasi untuk program ini.


Di tahun 2015, IKYEP berlangsung selama 27 hari dan terbagi ke dalam tiga fase. Fase pertama adalah Pre-Departure Training (PDT) yang diselenggarakan selama lima hari pada tanggal 29 Oktober – 2 November 2015. PDT sendiri merupakan kegiatan yang ditujukan untuk mempersiapkan kami, para delegasi, untuk berangkat program. Didampingi oleh kakak-kakak alumni, kami dibekali dengan berbagai materi dan latihan selama PDT. Selain itu, saya dan 18 delegasi lainnya dapat saling mengenal satu sama lain secara lebih mendalam melalui PDT tersebut.


Usai mengikuti PDT, kami pun memasuki fase kedua yaitu fase Korea. Fase ini berlangsung pada tanggal 3-12 November 2015, di mana kami mengunjungi Seoul, Incheon dan Gwangju. Aktivitas selama fase Korea sangat menarik, di antaranya courtesy call ke Ministry of Gender Equality and Family Korea dan Kedutaan Indonesia di Korea, kunjungan ke Seoul National University, National Museum of Korean Contemporary History, Gwangju University, pasar Myeongdong dan Nandaemun, desa Namsangol Hanok di mana kami mempelajari permainan serta tradisi Korea, bahkan kami juga berkesempatan berlatih K-Pop dance! Hal yang tidak kalah menarik adalah tinggal bersama dengan keluarga angkat, di mana kami dapat mencicipi rasanya hidup layaknya orang Korea.


Fase terakhir adalah fase Indonesia yang bertempat di Bandung, Jawa Barat pada tanggal 13-22 November 2015. Peserta di dalam fase ini tidak hanya delegasi dari Indonesia, melainkan juga delegasi dari Korea Selatan. Berbagai kegiatan juga kami lakukan bersama-sama di dalam fase ini, seperti courtesy call ke Balaikota Bandung, membatik di Batik Komar, field trip ke Dusun Bambu, Universitas Pendidikan Idnonesia, serta mengikuti workshop jajanan tradisional, baju daerah, serta kesenian. Sama halnya dengan fase Korea, pada fase ini kami juga tinggal bersama dengan keluarga angkat.


Pengalaman mengikuti IKYEP sangatlah berharga bagi saya. Selain rasa bangga karena telah mewakili DI Yogyakarta dan Indonesia di kancah internasional, saya juga dapat belajar banyak hal, terutama untuk saling memahami budaya satu sama lain. Saya juga dapat menjalin persahabatan dengan teman-teman delegasi maupun keluarga angkat, baik di Indonesia maupun Korea.